Tips Mudik Menggunakan City Car, Pertimbangkan Roofbox!

Oleh Intan Nur Farida | 30/06/2015
Tips Mudik Menggunakan City Car, Pertimbangkan Roofbox!

Tips Mudik Lebaran Dengan Mobil Kecil, Hari raya Lebaran akan segera tiba, dan merupakan kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk melakukan mudik. Pada umumnya masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada memanfaatkan transportasi massal.

Perlu diingat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik. Hal ini juga berlaku bagi anda yang berniat menggunakan city car. Mobil bertubuh mungil ini memang banyak dipilih untuk mudik lantaran kelebihannya dalam hal efisiensi dan kepraktisan. Akan tetapi hal-hal penunjang keselamatan selama berkendara tetap harus diperhatikan.

Arifandi Perbowo, GM Product and Logistic PT Kia Mobil Indonesia mengungkapkan bahwa tidak ada masalah jika mudik dengan menggunakan city car. Tips mobil yang wajib diperhatikan sebelum melakukan perjalanan dengan city car sejatinya sama dengan mobil yang akan dipakai mudik secara general.

”Misalnya, cek kondisi ban. Tidak pengaruh ban city car yang kecil, namun kalau kondisinya sudah tidak layak, kemungkinan bahayanya meningkat. Perhatikan tekananannya juga, biasanya panduan ada di pintu sebelah kanan,” ujar Arifandi.

Tips Mudik dengan City Car 2

Selain itu Arifandi menyarankan untuk melakukan servis mesin. Jangan lupa untuk memeriksa saringan bahan bakar. Komponen ini umumnya menimbulkan masalah saat mobil digunakan untuk perjalan jauh. Salah satu penyebab terjadinya masalah ini adalah kualitas bahan bakar di Indonesia yang belum begitu baik.

Di samping kondisi standar di atas, masih ada beberapa hal yang harus dicermati oleh pemilik city car. Seperti yang diketahui bersama, kapasitas bagasi mobil kota memang minim. Untuk menyiasati hal ini, pemilik dapat menggunakan roofbox atau bagasi tambahan di atap. Kendati demikian Arifandi mengingatkan mengenai batas kapasitas muatan yang diperbolehkan.

”Biasanya untuk city car roofbox maksimal 80-100 kg. Jangan lebih dari itu bebannya, karena selain membuat bodi mobil dalam jangka panjang akan mengalami kerusakan, handling juga sangat terpengaruh,” saran Arifandi.

Pemasangan roofbox tidak boleh dilakukan sembarangan, harus sesuai dengan aturannya. Jarak ideal atap dan roofbox adalah 5-10 cm. Di luar kisaran angka tersebut dapat meningkatkan potensi turbulensi. Alhasil perjalanan menjadi kurang nyaman karena timbulnya suara bising. Tidak hanya itu saja, keseimbangan mobil pun menjadi tidak maksimal.

Tidak disarankan untuk membawa barang bawaan dengan ditumpuk di atap. Atap mobil sebenarnya tidak didesain untuk dibebani dengan barang bawaan. Menurut laman resmi Daihatsu Indonesia, apabila atap mobil dibebani dengan barang bawaan maka dapat menyebabkan penyok di tengah atap. Oleh karena itu akan lebih baik jika memanfaatkan roofbox jika ingin membawa barang bawaan.

Saran lain disampaikan oleh Dadi Hendriadi, GM Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM). Ia mengatakan bahwa setiap mobil memiliki daya angkut yang berbeda. Membawa muatan yang melebihi batas bisa menimbulkan kerusakan pada suspensi. Bahkan lebih parahnya lagi dapat menyebabkan terjadinya keselakaan.

Dampak negatif dari muatan mobil yang berlebihan tidak hanya mempengaruhi suspensi saja, namun juga ban mobil. Meskipun ban dibuat sedemikian rupa sehingga sanggup memikul beban berat, akan tetapi jika digunakan untuk perjalanan jarak jauh bukan tidak mungkin ban akan meledak di tengah jalan. Hal ini tentu dapat membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang.

“Angkut beban berat dia (ban) bisa sebenarnya. Tapi deformasinya jadi tidak maksimal. Ban kan selalu deformasi, ngembang, kecil lagi, ngembang, kecil lagi. Kalau dia terlalu berat dia kayak kempes gitu padahal tekanannya udah maksimal. Nah itu jadi overheat akibatnya jadi pecah ban,” kata Henriadi. Baca juga, Pilihan Mobil Bekas Harga Di Bawah Rp 80 Juta, Tips Pintar Saat Melakukan Sewa Mobil dan Tips Menghilangkan Ngantuk Saat Menyetir Mobil.

Source: tips mudik dengan city car,