Tips Service Besar Suzuki Satria FU 150, Ini yang Perlu Dicek

Oleh Dias Mahendra | 24/08/2016
Tips Service Besar Suzuki Satria FU 150, Ini yang Perlu Dicek

Tips Service Besar Satria FU 150, Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang setia dengan Suzuki Satria F150 karburator. Padahal di pasaran sudah ada F150 bermesin injeksi. Wajar saja, Satria FU 150 bermesin karburator sudah cukup lama dijual di Tanah Air. Di samping itu ada banyak prestasi yang berhasil dicetak motor underbone berlambang ‘S’ ini di dunia balap. Itulah salah satu alasan yang membuat banyak pemilik masih tetap mengandalkan motor ini.

Mengingat usia yang tidak muda, maka para pemilik tidak hanya fokus pada servis ringan saja, namun juga servis besar. Lantas bagaimana perawatan Suzuki Satria FU 150 ini?

“Lakukan servis besar maksimal tiap 20.000 km. Yang jamak terjadi, pada kilometer tersebut bantalan rantai keteng dan tensionernya sudah keras kemudian retak. Kalau sampai pecah dan pecahannya masuk ke dalam area mesin bisa berakibat fatal,” ujar Indrawan Subekti, Kepala Mekanik Suzuki Sejahtera Motor Gemilang (SMG) di Sunter, Jakarta Utara.

Di samping itu jangan lupa untuk memeriksa ruang bakar. Bila oli mesin sudah menyelusup ke sektor pembakaran, perhatikan komponen apa saja yang perlu diganti.

“Kalau pada ujung knalpot becek oli berarti harus mengganti piston dan ringnya. Itu kalau liner masih bagus, kalau ternyata baret mau tidak mau harus mengganti blok silindernya,” jelas Indrawan. Rupanya harga komponen ini cukup mahal, yakni mencapai Rp 1,6 jutaan. Oleh karenanya jangan anggap sepele perawatan pada motor jika tidak ingin keluar banyak uang.

“Tanda lainnya, ring oli bentuknya tirus dan berwarna hitam. Jika ring oli bagian atas dan bawahnya sudah mengkilap itu berarti harus diganti karena sudah tidak bisa menahan oli mesin dan membuat pelumas masuk ke ruang bakar,” kata dia.

Langkah selanjutnya adalah memeriksa kerenggangan klep dengan memakai feeler gauge. “Untuk kerenggangan pada klep in 0,10 – 0,20 mm sedangkan untuk ex 0,20 – 0,30 mm. Kalau sudah melebihi batas maka harus mengganti shim dengan yang baru,” ungkap Madun, salah satu mekanik. Di samping itu jangan lupa untuk mengecek rantai keteng.

Servis Suzuki Satria F150

Penggerak camshaft juga bisa melar karena beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor umur. “Penyebab lain rantai keteng melar adalah pemakaian motor yang kasar. Kalau sudah melar akan timbul bunyi berisik ketika mesin dingin namun hilang saat sudah panas karena oli sudah naik. Tapi kalau sudah terlalu parah maka suara berisik terdengar terus,” papar Madun.

Sementara untuk perawatan karburator, pemilik motor disarankan untuk rajin menggunakan Pertamax atau bahan bakar dengan RON 92. Dengan mengandalkan BBM RON tinggi, maka tidak ada endapan di mangkok karburator.

Madun menambahkan, proses servis besar memerlukan waktu 3 jam jika tidak ada permasalahan berarti. “Kalau tidak ada kendala, servis besar ini hanya membutuhkan waktu cukup 3 jam saja,” ujarnya.

Daftar harga servis dan komponen Suzuki Satria FU 150:

  • Jasa servis besar: Rp 150.000
  • Oli: Rp 44.500
  • Gasket cover silinder head: Rp 48.100
  • Busi: Rp 15.600
  • Gasket silinder head: Rp 62.400
  • Silinder blok Rp 1.684.600
  • Gasket silinder blok: Rp 52.000
  • Piston: Rp 90.400
  • Ring piston set: Rp 75.400
  • Shim: Rp 40.700
  • Sil klep: Rp 7.000
  • Rantai keteng: Rp 161.100
  • Bantalan rantai keteng: Rp 40.400
  • Tensioner keteng: Rp 40.600
  • Filter udara: Rp 38.300
  • Leher knalpot: Rp 167.500
  • Paking knalpot: Rp 6.500
  • Filter oli: Rp 8.100

Source: servis besar satria fu 150, biaya servis besar satria fu, servis besar satria fu, service besar satria fu, service satria fu 150, harga service besar satria fu, cara servis besar satria fu, service besar fu, biaya service besar satria fu, harga service satria fu,