Cara Memilih Pelek Mobil Bekas, Ini yang Harus Anda Cermati

Oleh Intan Nur Farida | 02/03/2015
Cara Memilih Pelek Mobil Bekas, Ini yang Harus Anda Cermati

Tips Memilih Pelek Mobil Seken, Ada banyak cara untuk mempercantik tampilan mobil. Bisa dengan melakukan modifikasi ringan atau berat. Membuat tampilan mobil menjadi lebih segar dan menarik juga bisa dilakukan dengan berbekal part aksesoris saja.

Banyaknya cara yang bisa diterapkan memungkinkan pemilik mobil untuk merubah tampilan kendaraannya sesuka hati. Selain itu adanya referensi di internet atau media massa semakin memudahkan pemilik kendaraan untuk mencari inspirasi atau ide.

Bagi Anda yang ingin membuat tampilan mobil lebih segar namun dengan modal yang tidak terlalu besar tidak perlu khawatir. Ada cara instan yang terbukti ampuh untuk mempercantik tampilan kendaraan kesayangan Anda, yakni dengan mengganti pelek standar. Ubahan minimalis ini setidaknya akan membuat tampilan mobil Anda lebih indah dipandang mata.

Kini di pasaran banyak bertebaran pelek aftermarket dengan berbagai merek, bentuk dan harga. Hal tersebut akan memudahkan Anda untuk memilih pelek mana yang Anda suka. Namun jika Anda ingin lebih berhemat, velg mobil bekas bisa menjadi pilihan alternatifnya. Lalu bagaimana cara memilih pelek bekas yang baik dan benar, agar terhindar dari penipuan oknum pedagang?

Cara Memilih Pelek Mobil Bekas 2

Ada beberapa hal yang harus Anda cermati ketika hendak membeli pelek seken. Hal ini harus anda perhatikan agar tidak tertipu oleh oknum pedagang pelek bekas. Sebab, tidak sedikit pelek bekas yang sudah dipoles ulang dengan cat sehingga terlihat mulus. Padahal, tidak menutup kemungkinan bahwa pelek tersebut pernah pecah atau terdapat kecacatan.

Yudhistira Satria, dari Lows Garage, customized pelek, yang juga merupakan pelaku usaha jual beli pelek seken asal Solo memiliki beberapa tips mobil untuk memilih pelek seken. Ia menjelaskan, jika telah yakin dengan model pelek yang diinginkan, cermati kondisinya dengan teliti.

“Akan lebih sip kalau pelek itu masih asli cat pabrik. Karena biasanya lapisan catnya tipis dan garis-garis halus pada bagian dalam bodi pelek masih tampak. Ini karena prodses pembuatan pelek dengan proses cnc,” ugkapnya.

Yudhistira menambahkan, perhatikan pula bagian bibir belakang pelek. Jika masih bagus umumnya lempeng. Jiak sudah direpair atau pecah tetap akan terlihat, sebab garis-garis cnc tersebut tertutup dempul. “Saya amati yang rusak atau direpair, mayoritas pelek belakang. Analisisnya karena beban belakang dan ubahan ekstrem sudut chamber,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Yudhistira, hal yang perlu diamati lainnya adalah lubang baut pelek. Tidak jarang lubang baut tersebut berubah karena modifikasi ubahan pcd.

“Kalau menurut saya, enggak masalah bila sudah diubah, asal jangan pakai proses cor. Berdasarkan pengalaman, proses cor itu panas. Efeknya permukaan pelek ngolet. Oh ya hasil cor enggak menyatu dengan pelek. Ini karena kandungan bahan pelek yang berbeda,” papar Pria pemilik motor gede (moge) Harley Davidson Sportster lansiran 1990-an.

Yudhistira menyarankan, untuk pemula yang ingin mengganti pelek mobil, lebih baik memilih produk buatan Jepang atau Eropa seperti merk Enkei, OZ, SSR dan lain-lain.

Hal yang tidak kalah penting adalah memperhatikan ukuran lingkar pelek yang akan dibeli. Jika mobil digunakan untuk keperluan sehari-hari, dianjurkan untuk memilih ukuran yang lebih lebar 2 inci. “Misalnya tadinya menggunakan ukuran standar lingkar 15 inci, paling naik jadi 17 inci,” pungkas Yudhistira.

Demikian adalah beberapa tips memilih pelek mobil bekas. Dengan memilih secara cermat dan teliti, akan membuat Anda terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Source: beli velg second atau baru, tips membeli velg mobil bekas, pelek mobil bekas, velg mobil bekas, alamat grosir pelekmobil kediri, pemula beli velg bekas, pilih velk scond, solo velk bekas, tip membeli velg oem mobil bekas, tips membeli velg bekas,