Mengenal Mobil Mesin 3 Silinder, Lebih Hemat BBM!

Oleh Yogi Kurniawan | 27/04/2015
Mengenal Mobil Mesin 3 Silinder, Lebih Hemat BBM!

Keunggulan Mobil Mesin 3 Silinder. Banyak konsumen yang mendambakan mobil hemat bahan bakar. Hal ini rupanya didengar oleh para produsen mobil dunia. Kini efisiensi konsumsi bahan bakar telah menjadi fokus utama dalam perkembangan teknologi mesin mobil modern.

Kini banyak produsen mobil Eropa yang mulai mengandalkan peranti elektronik turbocharger dan supercharger. Tujuannya agar mobil dapat mengeluarkan tenaga yang besar, meskipun dengan menggunakan mesin berkapasitas kecil. Hal tersebut ternyata menjadi babak baru dari mesin 3-silinder yang sempat meredup karena keberadaan mesin 4-silinder.

Mesin berkonfigurasi 3-silinder memiliki beragam kelebihan. Salah satu di antaranya adalah tenaga yang kuat pada putaran rendah sehingga tidak membutuhkan mesin yang besar. Di samping itu mesin ini memiliki komponen yang lebih sedikit daripada mesin dengan konfigurasi 4-silinder. Hal inilah yang membuat mesin 3-silinder kembali digunakan pada mobil-mobil modern.

Tidak hanya tenaganya saja yang mumpuni, mesin ini juga irit bahan bakar ketika mobil dalam keadaan idle. Hal tersebut dimungkinkan berkat ruang silinder yang kecil, sehingga kebutuhan bensin untuk memutar mesin lebih sedikit dari mesin berkapasitas besar.

Faktor lain yang menjadi bahan pertimbangan para produsen mobil untuk menggunakan mesin kecil ini adalah nilai ekonomisnya. Mesin 3-silinder memiliki biaya produksi yang lebih rendah. Sebab, dengan konfigurasi 3-silinder jumlah komponen bergerak di dalam mesin menjadi lebih sedikit. Hal tersebut akan memberikan kemudahan kepada produsen mobil untuk menentukan harga jual yang bersaing.

Kelebihan dan Kekurangan Mesin 3 Silinder 2

Sebelumnya mesin 3-silinder dikenal memiliki getaran yang cukup mengganggu. Tampaknya hal tersebut harus tidak berlaku lagi, karena produsen mobil telah menemukan cara untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan teknologi-teknologi yang ada. Sebagai contoh, banyak pabrikan yang menggunkan balancer shaft, flexible flywheel hingga menggunakan engine mounting hidroulis sehingga kenyamanan pengguna selama berkendara tidak terganggu.

Selain kelemahan di atas, friksi berlebih yang merupakan ciri khas dari mesin 3-silinder juga dapat diatasi dengan penggunaan materiral mesin dan penyempurnaan siste pelumasan. Dengan sejumlah perbaikan tersebut, suhu mesin 3-silinder kini jauh lebih stabil sehingga tidak akan mempengaruhi durability mesin itu sendiri.

Cara pabrikan meredam getaran

Ada beragam cara yang diterapkan oleh produsen mobil untuk menghilangkan getaran pada mesin. Sebagai contoh, pada mobil Daihatsu Ayla dan Toyota Agya, pabrikan menggunakan injektor oli di ruang silinder. Dengan demikian friksi antar komponen dapat dikurangi dan getaran mesin dapat teratasi. Selain itu tingkat presisi komponen-komponen turut ditingkatkan, berikut dudukan mesin baru yang dapat meminimalisir getaran yang timbul.

Lain halnya yang dilakukan Nissan pada March yang mengandalkan mesin HR12DE. Salah satu pabrikan mobil asal Negeri Bunga Sakura ini mengaplikasikan teknologi micro finishing pada bagian internal mesin untuk mengurangi friksi. Di samping itu, efek dari ketidakseimbangan revolusi mesin pun disalurkan dengan menggunakan rantai di dalam mesin ke pompa oli. Alhasil getaran mesin menjadi berkurang.

Pabrikan mobil baru ternama Ford juga memiliki trik tersendiri untuk mengatasi kelemahan mesin 3-silinder. Ford menghadirkan Fiesta bermesin EcoBoost 1.000 cc, 3-silinder, turbocharger yang telah dirancang sedemikian rupa sehingga minim getaran.

Rahasia di balik trik Ford adalah dengan membuat flywheel mesin tersebut tidak seimbang. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Trevor Wirthington, selaku Vice President, Product Development Ford Asia Pasific. Berkat ketidakseimbangan tersebut, Ford Fiesta sanggup melaju tanpa getaran khas mesin 3-silinder.

Salah satu hal yang dapat menunjang minimnya getaran pada mesin 3-silinder adalah dengan penggunaan teknologi engine mounting. Bahan karet engine mounting yang lebih empuk, hingga penataan posisi engne mounting memberikan dampak besar dalam hal getaran di dalam kabin.

Source: mesin 3 silinder, mesin 3 silinder vs 4 silinder, kelebihan mesin 3 silinder, Mobil 3 silinder, kekurangan mesin 3 silinder, Kekurangan ayla, perbedaan mesin 3 silinder dan 4 silinder, cara kerja mesin 3 silinder, kelebihan dan kekurangan mesin 3 silinder, kelebihan dan kekurangan mesin mobil 3 silinder,