Perbedaan Ban Tubeless Dan Ban Tubetype Standar

Oleh Yogi Kurniawan | 28/04/2015
Perbedaan Ban Tubeless Dan Ban Tubetype Standar

Perbandingan Ban Tubeless Dan Ban Tubetype. Sebuah kendaraan bermotor terdiri dari banyak sekali komponen. Komponen-komponen tersebut memiliki fungsi dan peran masing-masing. Salah satu di antaranya adalah ban.

Komponen ini memiliki tugas utama yang sangat penting, yakni menyalurkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk membuat kendaraan menjadi bergerak. Perlu diketahui, setiap kendaraan membutuhkan jenis ban mobil baru dan motor baru yang berbeda-beda. Selain itu ada beberaa teknik tertentu dalam hal perawatannya agar ban tersebut dapat tahan lama.

Pada umumnya musuh terbesar dari ban adalah paku atau benda-benda tajam yang terkadan berserakan di jalanan. Ada kalanya paku tersebut tertancap ke ban sehingga membuat ban bocor. Hal inilah yang kerap dialami oleh pengendara. Oleh karena itu pengguna jalan diharuskan untuk selalu waspada dan berhati-hati ketika melintasi jalanan.

Oleh karena itu, perhatikan pula pemilihan jenis ban yang tepat lebih tahan dari benda-benda yang mungkin ada di tengah jalan. Tidak hanya itu, dengan memilih ban yang tepat kendaraan Anda akan terhindar dari kerusakan yang parah.

Seperti yang diketahui bersama, saat ini ada dua jenis ban yang ada di pasaran, yakni ban tubeless dan ban tubetype atau yang lebih dikenal dengan istilah ban biasa. Dari kedua jenis ban ini, ban tubeless lebih banyak digunakan oleh pemilik kendaraan sebab memiliki kelebihan tahan lama dan tahan bocor.

Tidak hanya itu saja, ban jenis tubeless memiliki kelebihan lain. Ketika ban ini terkena benda tajam atau bahkan menancap di ban, maka komponen tubeless akan menutupi dan memadati celah yang ditimbulkan oleh benda tersebut dengan cepat. Itulah mengapa ban jenis ini dikenal lebih tahan lama.

Perbedaan Ban Tubeless dan Ban Biasa 2

Selain tidak mudah bocor, perawatan yang dibutuhkan untuk mengeluarkan benda tajam dari ban ini membutuhkan waktu yang singkat. Akan tetapi pada umumnya ban tubeless tidak mudah terkena benda tajam sehingga pemilik kendaraan tidak perlu sering-sering mendatangi tukang tambal ban. Di samping itu, hampir semua jenis ban tubeless memiliki alur dan bentuk yang baik sehingga punya daya cengkram yang lebih stabil dan maksimal untuk bermacam-macam kondisi jalanan.

Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki, bukan berarti ban jenis tubeless tidak memiliki kekurangan. Ban jenis ini hanya dapat dipasang pada kendaraan yang menggunakan pelek model Casting Wheel (CW). Selain itu harga jual ban tubeless lebih tinggi daripada jenis ban biasa.

Beralih ke jenis ban tubetype atau ban biasa. Ban ini merupakan jenis konvensional yang masih menggunakan ban dalam. Walaupun ada beberapa ban tubeless yang juga menggunakan ban dalam, tetapi ban biasa lebih rentan terhadap benda-benda tajam. Strukturnya yang tidak sekeras ban tubeless membuatnya lebih mudah mengalami kebocoran.

Ban tubetype memiliki kelemahan lain, yakni daya cengkram yang kurang maksimal untuk kecepatan tinggi maupun bermanuver. Akan tetapi ban ini dapat digunakan pada kendaraan yang menggunakan velg jari-jari atau Spoke Wheel (SW). Selain itu ban ini juga dapat digunakan untuk melalui kondisi jalanan yang kurang baik. Ban biasa juga memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan ban tubeless.

Ada satu saran yang perlu Anda simak, ketika hendak mengisi angin ban kendaraan, lebih baik Anda menggunakan jenis Nitrogen daripada jeis ang biasa. Sebab Nitrogen lebih ringan, lebih baik dan tidak mudah memuai. Dengan demikian tenaga yang disalurkan dari mesin ke roda menjadi lebih ringan dan maksimal. Baca juga tips terkait ban lainnya, Tips Memilih Ban Mobil Berkualitas dan Tips Menambal Ban Motor Tubeless dengan Mudah.

Source: ban tubeles vs tubetype, ban tubles yg terbaik dari merk up, perbedaan pentil ban mobil tubeless dan tube, prbedaan ban tubles dan ban tube (sasis oto), tukang tambal nitrogen di mojokerto,