Tips Memilih Ban Motor Dari Merk Berkualitas

Oleh Ayunda Devi | 28/04/2015
Tips Memilih Ban Motor Dari Merk Berkualitas

Memilih Merk Ban Motor Berkualitas. Berkendara di jalan memang memiliki resiko tersendiri, terutama bagi pengendara sepeda motor. Oleh karena itu sebelum melakukan perjalanan, wajib hukumnya untuk memperhatikan kondisi fisik motor maupun pengendaranya. Salah satu bagian yang harus dicek adalah ban.

Ban motor memiliki tugas penting dalam menjaga keselamatan dan keamanan pengguna motor. Oleh karena itu memilih ban tidak boleh sembarangan. Pemilik motor harus mempertimbangkan beberapa hal, seperti reputasi merek ban, ukuran, tujuan berkendara, jenis jalan yang dilalui hingga alur ban sebelum memilih ban yang hendak digunakan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bayu Surya Pamugar Sugeng, Country Sales & Marketing 2Wheels Division PT Michelin Indonesia. Berikut adalah beberapa tips memilih ban yang baik dan benar menurut Bayu :

1. Perhatikan reputasi merek

Reputasi merek ban juga memiliki pengaruh tersendiri. Banyak pabrikan yang mengklaim bahwa produk ban miliknya adalah yang terbaik. Oleh karena itu pembuktian harus dilakukan. Salah satunya adalah penggunaan ban di ajang balap internasional.

Selain itu jangan memilih ban dari masukan beberapa orang jika tanpa bukti. Hal tersebut bisa saja membuat Anda kecewa suatu saat nanti.

Tips Memilih Ban Motor 2

2. Tentukan tujuan penggunaan ban

Menentukan tujuan penggunaan ketika hendak membeli ban merupakan hal yang penting. Sebab penggunaan motor yang berbeda-beda juga membutuhkan ban dengan spesifikasi yang berbeda.

“Misalnya aku pemakai harian, otomatis bannya berbeda dengan aku pemakai harian tapi aku suka turing atau aku harian tapi suka nge-track di Sentul,” kata bayu.

3. Tentukan ban dari jenis jalan yang dilalui

Kondisi jalan yang sering dilalui oleh pengendara motor juga mempengaruhi pemilihan ban. Bayu menerangkan, tidak semua ban didesain untuk segala kondisi jalanan. Untuk pengendara yang sering melalui jalanan kota, bisa menggunakan ban harian. Akan tetapi jika motor yang dikendarai sesekali digunakan untuk melintasi jalur pegunungan, maka ban yang dianjurkan adalah jenis dual purpose.

4. Lihat ukuran ban sesuai pelek

Berikutnya yang perlu diperhatikan adalah menyesuaikan ukuran ban dengan pelek. Jangan sampai pelek lebih besar dari ukuran ban, begitu juga sebaliknya. Pasalnya, menurut Bayu, jika ukuran ban tidak sesuai dengan pelek dapat menurunkan fungsi ban. Hal tersebut tentu dapat membahayakan keselamatan pengendara.

Jika pengguna motor ingin meningkatkan ukuran bannya, dianjurkan untuk menaikkan ukuran tidak lebih dari dua tingkat. Di samping itu ukuran dan kondisi pelek juga harus diperhatikan, apakah cocok atau tidak untuk menggunakan ban yang berukuran lebih besar.

5. Perhatikan kembangan dan alur ban

Kembangan dan alur ban memiliki peran penting, terutama saat melintasi jalan basah. Sebab kembangan dan alur tersebut berfungsi untuk mengatur aliran air agar ban tidak selip. Perlu diketahui, saat memilih ban alur ban depan dan belakang harus berbeda. Sebab kedua ban tersebut memiliki fungsi yang tidak sama.

Bayu memaparkan, ban depan berfungsi sebagai grip, sementara ban belakang bertugas untuk memberikan kestabilan. Oleh karena itu alur ban depan dan belakang harus berbeda.

Sedangkan untuk kembangan ban depan berfungsi untuk membuang air agar tidak selip. Maka dari itu, apabila diperhatikan dari sisi depan, alur ban depan harus membentuk seperti huruf A. Sementara ban belakang harus membentuk seperti huruf V jika dilihat dari sisi yang sama.

“Karena logikanya, kalau V maka akan ada air yang dibawa dari putaran ban ke bagian depan lagi. Dia akan memperberat fungsi ban depan sebagai grip. Kalau A, dia akan ngangkat lalu dia akan buang ke samping. Sehingga ketika dia ngambil air lagi tidak ada beban dari atasnya,” ujar Bayu.

Sementara pemilihan alur ban belakang yang membentuk V bertujuan untuk menjaga kestabilan. “Kalau ban belakang V, dia menjaga kestabilan. Karena ban patern V bisa mengangkat air lagi yang mutar. Tapi kan airnya udah pecah duluan di depan. Karena ban belakang fungsinya bukan grip lagi, fungsinya dia kestabilan,” ungkap Bayu.

Source: alur ban belakang yang di anjurkan, ban depan belakang beda merk, ban dual purposed untuk mobil sedan, foto mobil sedan dengan ban yang berbeda setiap satu ban, foto mobil sedan dengan velg yang berbeda dengan ban serep, memakai ban motor dgn dua merk berbeda, merek ban berkualitas o 1, merek ban lebar motor sport, pengaruhkah ban belakang dan ban depan beda merek,